Penghormatan Terakhir Untuk Didik & Dodi, Dua Bikers Angkasa

“Selamat jalan kawan”, itulah kata-kata yang terucap dari para rekan-rekan pers serta kolega dari Alm. Didik Nur Yusuf (Ucup) dan Alm Dodi Aviantara yang menjadi korban kecelakaan pesawat Sukhoi Super Jet (SSJ) 100 saat kedua jenazah dibawa ke kantor redaksi Majalah Angkasa (23/5) siang tadi.

Alm. Dodi dan Ucup yang juga dikenal sebagai seorang bikers dinyatakan tewas dalam kecelakaan SSJ 100, Rabu (9/5) lalu saat bertugas untuk meliput penerbangan tour pesawat naas tersebut.

Lobby depan Gd. Kompas Gramedia, Jalan Panjang, Kebon Jeruk menjadi tempat untuk melakukan sholat jenazah dan penghormatan terakhir bagi kedua wartawan tersebut. Dalam kesempatan ini hadir juga Jakob Oetama, Presiden Direktur Kompas Gramedia yang memberikan ucapan belasungkawa dan beberapa pesan untuk para kolega Almarhum.

“Mereka wartawan yang hebat, memberikan yang terbaik untuk pekerjaan. Namun inilah hidup, kadang sudah direncanakan tapi semua tergantung Yang di Atas,” ujar Jakob Oetama.

Nampak hadir juga perwakilan dari TNI AU, media elektronik dan cetak, serta beberapa anggota klub HTML (Honda Tiger Maling List) dan HORNET (Honda Riders On Internet).

“Saya menilai alm. Mas Didik sebagai wartawan handal. Bahkan dia sering memberikan arahan bagi saya saat bertugas. Ia sempat bermimpi ingin terbang bersama pesawat F-16 dan alhamdulilah Mas Didik menjadi warga sipil yang pernah merasakannya,” kenang Kolonel Agung Sasongkoaji, perwakilan dari TNI AU.

Setelah di berikan penghormatan terakhir, kedua jenazah dibawa ke rumah masing-masing untuk disemayamkan sebelum nanti sore dibawa ke TPU (Tempat Pemakaman Umum) Tanah Kusir untuk dimakamkan.

Sebagai penghormatan terakhir bagi rekan mereka, HTML dan HORNET klub tempat Didik bernaung, mengawal penuh kedatangan hingga pemakaman kedua jenazah tersebut.

Didik Nur Yusuf alias Ucup merupakan anggota senior dari HTML dengan nomor anggota 190 dan HORNET dengan nomor anggota 040. Beliau merupakan peturing sejati dikalangan bikers Honda meski disibukkan dengan kesehariannya sebagai fotografer majalah Angkasa.

Sekitar 80 anggota HTML dan HORNET mengawal jenazah Didik Nur Yusuf dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Gd. Kompas Gramedia. Lalu menuju Rumah duka di kawasan Puri Kartika, Ciledug hingga pemakaman di TPU Tanah Kusir.

“Bagi saya mas ucup bikers dan peturing sejati, banyak sekali kenangan indah saat turing bersama beliau. Saya dan kawan-kawan berusaha untuk memberikan apresiasi kepada beliau di detik terakhir ini. Kami juga mendoakan agar keluarga dan kolega mendapatkan ketabahan dan beliau diterima dengan baik di sisi Tuhan,” ujar salah seorang perwakilan HTML.

Selamat jalan brother. Doa kami terus menyertaimu.

Penulis/Foto : Heru

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s