
JSC goin to baturaden, hehehe…kabarnya siCh bakalan jadi touring terkhir kepengurusan nya Hartanto a.k.a “koh Har”. Tapi kayanya ngga daCh..cos “koh har” ud dipilih sama semua anggota or pengurus sebagai ketua JSC (Jakarta Satria Club) seumur hidup…horeee…..(hidup “koh har”).Berangkat jam 00.30 20 Maret 2008 dari kontrakan, terdiri dari 9 motor dan 12 anggota (eka, bengep, heru, hendrik, edoy, adi, iqbal, cici, mimin, arab, ala, mas yudi, dan nobita. Keberangkatan dkawal oleh Kaffi sampai dengan cilandak selanjutnya rombongan dipimpin oleh Eka. Rombongan memasuki Pantura sekitar pukul 4 subuh dan kemudian diistirahtkan di daerah Cirebon sebelum akhirnya beranngkat ke purwokerto. Tiba di purwokerto kurang lebih sekitar pukul 15.oo waktu setempat. disambut oleh tuan rumah BSC (Banyumas Suzuki Club). Sebelum tiba dilokasi rombongan JSC dibawa kedealer resmi (kebetulan lupa ane nama dealer-na), dealer tersebut merupakan sponsor utama dari BSC (Banyumas Suzuki Club). disana rombongan diberi kesempatan untuk sedikit mengelukan komplain seputar kendaraannya termasuk saya..(ngecek rante bos..hihihihi…)
Keesokan harinya jum’at pagi 21 Maretl setelah sarapan rombongan diajak ke tempat wisata air terjun. berikut foto2 yang sempet diambil sampai dengan pulang :




Selepas kepergian dari kota purwokerto kami pun bersiap menuju perjalanan selanjutnya yaitu ke Kebumen (tempat kelahiran bengep). kami bertolak skitar pukul 5.30 dari purwokerto dengan diringi hujan deras yang mengguyur sepanjang perjalan purwokerto-kebumen. perjalann menempuh waktu sekitar 4 jam. Kami tiba di kebumen sekitar pukul 22.00 dengan disambut gembira oleh saudara bengep beserta keluarganya.
Sabtu, 22 maret 2008 rombongan bertolak menuju pegunugan dienk. Acara dilanjutkan dengan keberangkatan menuju Jakarta sekitar pukul 18.30. Berikut foto2 selama pendakian di pegunungan dieng…(huahahhaah…de’ ile pendakian…)









Dari polusi udara, kehujanan sampai resiko kecelakaan. Dan sering kali kita lihat.. pemilihan helm yang asal-asalan memberikan dampak yang serius… dalam hal terjadi kecelakaan…!!! Apa kita masih bisa tegar… jika orang-orang yg kita cintai meratapi diri kita.. gara-gara menggunakan helm sekenanya.. !!! So pemilihan helm benar2 sangat penting… untuk itu gue coba mengulas sedikit mengenai helm… If you dont care about yourself.. it’s fine… but pleaz be care to your beloved family… ocree…!!!Helm.. yang baik tuh kudu memenuhi unsur 4S, yaitu Size, Strap, Straight, and Snell.
Gue menyarankan menggunakan standard Snell.. karena standard ini diatas standard lainnya seperti DOT (US Department of Transportation) Snell sebenernya berasal dari suatu nama yaitu William “Pete” Snell, seorang pembalap amatir yang meninggal pada saat event race di tahun 1956. Helm yang digunakannya gagal menyelamatkan nyawanya. Untuk mengenang Pete, maka temen-temenya termasuk Dr. George Snively mendirikan Snell Memorial Foundation, yang bertujuan mendorong pengembangan design helm agar dapat maksimal memprotect kepala.