BOSS GT-8 Guitar Multi Effects Processor

7 10 2008

Pengen punya semua efek stompbox BOSS tapi dana nggak cukup??

Tenang aja, sekarang telah hadir BOSS GT-8. Multiefek lantai termutakhir keluaran BOSS ini telah hadir untuk menggantikan peran efek-efek stompbox yang pernah dikeluarkan BOSS secara ‘all in one’.

Besar, Hitam, Panjang, dan Sangar!! Itulah karakter BOSS GT-8 dari segi fisik.
Bagaimana dengan karakter suaranya?
Jangan khawatir bos, suaranya gak kalah dengan tampangnya. ;)

Nggak perlu beli efek stompbox satu persatu seperti Flanger, Compressor, Metal Zone, OD, dll. Cukup dengan GT-8 saja anda bisa serasa memiliki berbagai macam efek stompbox BOSS hanya dalam 1 unit.
Kita bisa mendapatkan berbagai karakter sound overdrive / distorsi dalam efek ini. Ada karakter OD, booster, natural, dll.
Bukan cuma itu saja, bahkan anda akan mendapatkan fitur yang jauh lebih banyak ketimbang membeli sejumlah stompbox dengan dana yang sama dengan GT-8. Bahkan GT-8 punya kemudahan dan fasilitas yang menunjang untuk digunakan dalam rekaman.
Bagi anda-anda yang menginginkan multiefek dengan karakter modulasi dan berbagai fitur tambahan untuk mengeksplorasi sound dan membuat permainan gitar anda terdengar unik, efek ini sangat penting untuk dimiliki.

KELEBIHAN :

* Terdiri dari 85 bank, 340 patch, 4 foot switch, dan 1 pedal.
Dari 340 patch yang ada, 140 patch pertama (dari bank 1 – 35) adalah patch yang bisa digunakan untuk keperluan pribadi (custom).
Artinya kita bisa menyimpan settingan sound kita sendiri sebanyak 140 jenis. Kemudian mulai dari bank 36 – 85 (200 karakter suara) merupakan default patch (preset) dari settingan pabrik dan tidak bisa dirubah.

* Terdiri dari 33 jenis efek yang beberapa diantaranya :

  1. Pan. Memberi efek seperti panning speaker kiri dan kanan bila anda menggunakan Stereo Output pada ampli.
  2. Flanger. Karakter ini rasanya sudah tak perlu dijelaskan lagi, karena dimiliki oleh hampir semua multiefek.
  3. Feedbacker. Anda bisa mendapatkan sound feedback meski tak mengambil feedback langsung dari ampli.
  4. Harmonist. Dengan fasilitas ini, anda bisa seolah-oleh bermain duet dengan seorang gitaris lagi. Anda juga bisa mengatur root nada yang dimainkan oleh “gitaris bayangan” ini.
  5. Humanizer. Seperti karakter wah-wah, tapi efek ini memiliki karakter suara vocal manusia (a,i,u,e,o). Anda bisa membuat efek suara seperti orang berkata “aiiii….” ataupun “auuuuuu…” dan sebagainya. Tergantung bagaimana anda mensetting.
  6. Pedal Bend. Fitur ini salah satu andalan dari GT-8 yang bisa membuat anda bermain efek ala Steve Vai mulai dari efek pitch bend melengking sampai dive bomb.
  7. Auto Riff. Inilah salah satu kehebatan GT-8, dengan fasilitas ini, anak bayi baru lahir pun bisa memainkan arpeggio Minor dan Mayor cukup hanya dengan memetik 1 nada.

Beberapa daftar diatas hanyalah sebagian kecil dari apa yang bisa didapatkan di GT-8. Masih ada efek Slicer, Delay, Pitch Shifter, dll.

* BOSS GT-8 masih menyediakan Preamp Panel dan Drive Panel. Dua fasilitas ini bisa digunakan jika anda ingin bermain efek secara manual.
* Salah satu patch presetnya ada yang membuat sound gitar kita menjadi Drop D. Cukup bagus untuk para metalis sejati yang membutuhkan setting gitar drop D secara mendadak.
* Masih ada lagi fasilitas Compressor, Wah, Loop, dan EQ built-in.
* Anda bisa mendownload patch dari internet.
* Bisa pake send and return juga lho. Terus ada Midi In dan Out nya lagi. ;) * Masih banyak kelebihan bisa didapat dari GT-8, anda harus mencobanya sendiri.

sumber : musisi.com, deltamusik.com





Beda Fotografer dengan Design Grafis

7 07 2008


Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan atau gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk tipografi, pengolahan gambar, dan page layout. Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang komposisi untuk menciptakan sebuah rancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.

Fotografi adalah proses pembuatan gambar dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.

Imho Olah digital dalam fotografi ditujukan pada foto itu sendiri antara lain perbaikan saturasi, tone, shadow /highlight, level, kontras, dll dengan tujuan untuk memperkuat karakter/keindahan foto itu sendiri.
Sedangkan olah digital dalam Desain Grafis ditujukan untuk memadukan berbagai elemen antara lain gambar, tulisan, pewarnaan, penataan lay outnya, sehingga didapatkan suatu bentuk sesuai dengan konsep yang dituju pembuatnya untuk dikomunikasikan pada yang melihatnya.

Photography (analog dan digital) … merupakan produk visual artistic dari hasil penangkapan citra subjek yang terkena cahaya kemudian terbias melalui lensa kamera. Pendekatan unsur-unsur artistic photography diperoleh dari kemampuan memahami dan memadukan komposisi dan exposure yang baik.
Oleh karena media photography adalah lensa dan film (negative pada analog dan sensor pixel pada digital) maka kaidah-kaidah photography juga tidak bisa dilepaskan pada gambar-bambar bergerak, film misalnya.

Design graphic … merupakan produk visual artistic sebagai media komunikasi visual yang (harus) efektif yang menggunakan gambar (photo dan atau drawing/paint/3D object/motion picture) dan text dalam menyampaikan pesan.

Unsur-unsur artistic design graphic diperoleh dari kemampuan memahami dan memadukan antara element gambar dan text tersebut dalam komposisi, color scheme, dan (bagi saya) psikologi audience.
Karena itu design graphic memang tidak bisa dipisahkan dari pengelolaan/ penataan (Bung @Hartam Ediyanto menyebutnya – Layout) terhadap material gambar dan teks. Sebelum rendering pada pembuatan gambar 3D dan motion picture (film dan animasi) dan sebelum published pada web serta sebelum naik cetak pada majalah dan sejenisnya — aspek lay out tidak bisa di kesampingkan. Maka layout bisa disebut sebagai muara proses sebelum hasil akhir peroleh.

Kaidah komposisi pada design graphic meski mirip dengan photography, namun pada design graphic kenyataannya lebih kompleks. winking Contoh photography banyak ditemukan di situs hebat ini, sedangkan dibawah ini hanya salah satu contoh hasil graphic design. Di dalamnya ada photo dan text. big grin





CERMIN

5 05 2008

Ada apa dengan cermin? Cermin adalah nama sebuah benda yang semua orang membutuhkannya, yang gunanya untuk melihat hasil riasannya dicermin itu. Dan ini paling banyak dibutuhkan oleh kaum Hawa (wanita). Sebab, kebiasaan rata-rata wanita adalah bersolek, sampai-sampai di kantong (tas) tangannya pasti ada cerminnya. Malahan hampir setiap kaca yang ada didekatnya pasti dijadikannya cermin.

Kaitannya dengan kita selaku orang yang beriman adalah bagaimana kalau diri kita mencontoh perilaku seperti halnya wanita dalam memperbaiki tata rias ditubuhnya, yang hampir setiap kaca dijadikannya cermin untuk memperbaiki riasannya itu. Tapi, yang jadi masalah adalah yang dijadikan cerminnya itu. Apakah kita akan sama, mengambil semua kaca untuk dijadikan cermin? Atau akan memilah-milah, sehingga yang kita pakai untuk bercermin hanya kaca yang baik dan bersih saja? Dan untuk apa kita bercermin?

Maka, disini ada sebuah doa untuk bercermin, yang mungkin bisa dijadikan untuk tujuan kita dalam bercermin yang mana bunyi dari doa itu adalah sebagai berikut,

“Allaahumma kamaa hassanta khalqi fahassin khuluqii
“Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku E(HR. Ahmad)

Dan Rasulullah SAW sendiri di utus kedunia ini untuk menyempurnakan akhlak. Akhlak dalam beribdah dan bermuamalah ini memerlukan panduan dan pigur yang akan diikutinya atau yang akan menjadi cerminnya. Kalau dulu ada Rasulullah SAW, para Sahabat dan lain sebagainya (orang-orang soleh). Kalau sekarang ada Al-Qur’an, Al-Hadits, para Auliya, Syekh, Ulama, Kiayi, Ustadz, dan orang-orang yang beriman pun bisa dijadikan cermin oleh kita, sebagaimana ada sebuah kata bijak yang mengatakan,

“Seorang mukmin harus menjadi cermin bagi mukmin yang lain

Ini menunjukkan bahwa, kita sebagai orang yang beriman harus menjadi cermin bagi mukmin yang lain. Dan untuk menjadi cermin, maka diri kita harus bersih dulu dari noda dan dosa, terus diri kita juga harus beristiqamah dan bertawakal kepada Allah SWT. Intinya kita harus menjadi orang yang beriman dengan sebenar-benarnya, sebagaimana firman Allah SWT.,

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka Ayat-ayat-Nya, bertambahalah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rejeki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rejeki (nikmat) yang mulia. E(QS. Al-Anfal (8): 2-4)

Tapi, perubahan zaman merubah segala aspek kehidupan didunia ini. Dari mulai gaya hidup, budaya dan lain sebagainya. Hasilnya, banyak orang-orang yang salah dalam mengambil cermin. Mereka lebih suka penyanyi, bintang film, model atau bintang sinetron yang dijadikan cerminnya, daripada orang-orang yang lebih soleh seperti para Auliya, Syekh, Ulama, Kiayi, Ustadz, dan, orang-orang yang beriman sekalipun yang aktif di masjid. Padahal, hidup didunia ini hanya sementara dan sebentar, yang abadi hanya ada di akhirat. Maka, untuk meraih akhirat alangkah baiknya sekiranya kita memperhatikan kata bijak berikut ini,

“Kalau kita menginginkan akhirat maka kita harus melihat keatas, tapi kalau kita menginginkan dunia maka lihatlah kebawah. E

Ini mengisyaratkan kepada kita bahwa, untuk meraih surga maka kita harus bercermin kepada orang-orang yang lebih soleh dari kita, sehingga kita terpacu untuk lebih baik lagi dan lebih soleh lagi. Sebab, dalam kebaikan atau dalam beribadah kita harus “Fastabikul Khairat E(berlomba dalam meraih kebaikan) sehingga surga dapat kita raih dan Allah pun akan ridha selama dalam meraihnya murni karena Allah semata. Sedangkan dalam masalah keduniawian, kita harus bercermin kepada orang-orang yang tarap hidupnya ada dibawah kita, sehingga kita akan bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT ketika kita diuji oleh Allah dengan kefakiran misalkan. Atau, malah kita akan lebih bersyukur lagi, sehingga Allah SWT akan berkata kepada kita, “Kami akan menambah (nikmat) kepadamu Edan hidup kita pun akan terasa senang dan bahagia.

Sangat beda sekali dengan orang yang bercermin kepada orang-orang yang gaya dan tarap hidupnya lebih tinggi dari dirinya, maka yang akan didapat adalah kekecewaan dan kerugian, apalagi kalau tidak berpegang kepada tali agama Allah SWT., sehingga, nafsunya akan menguasainya untuk berusaha sekuat tenaga untuk mengikuti atau melebihi orang-orang yang gaya dan tarap hidupnya lebih tinggi darinya dengan berbagai cara dan pastinya juga sudah tidak lagi memperhatikan halal dan haram. Dan kebanyakan orang seperti ini ketika berhasil, akan merasa bahwa kenikmatan (keberhasilan) yang dirasakannya adalah miliknya (hasilnya) pribadi, padahal Allah SWT befirman,

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan (keberhasilan) E(QS. An-Nashr (110): 1)

Ustadz Aam Amiruddin dalam kitabnya “Tafsir Al-Qur’an Kontemporer Emengatakan bahwa, pada ayat ini Allah SWT menyebutkan kata nashr (pertolongan) sebelum kata fath (kemenangan). Ini merupakan peringatan penting agar kita tidak takabur saat meraih kesuksesan karena pada dasarnya manusia cenderung menepuk dada ketika kesuksesan demi kesuksesan dapat diraihnya. Kita sering beranggapan bahwa kemenangan atau kesuksesan itu murni karena kehebatan dan kerja keras. Padahal, sehebat apapun diri kita, sebesar apapun kerja keras kita, tanpa pertolongan Allah SWT., hasilnya pasti nihil.

Pernyataan tersebut tidak bermaksud menafikan kerja keras. Kerja keras dan kerja cerdas merupakan komponen penting dalam meraih kesuksesan atau kemenangan. Yang ingin ditekankan yaitu, perlu adanya kesadaran bahwa dalam setiap kemenangan atau kesuksesan, apakah itu kesuksesan studi, bisnis, mendidik anak, karier, pasti didalamnya terdapat pertolongan Allah SWT.

Sahabat-sahabat sekalian, hati-hati dalam bercermin, hidup didunia ini sementara, jadikanlah dunia ini sebagai jembatan akhirat sebagaimana yang dikatakan oleh Dr. Aidh bin Abdullah Al-Qarni,

“Dunia adalah jembatan akhirat. Oleh karena itu, seberangilah ia dan janganlah Anda menjadikannya sebagai tujuan. Tidaklah berakal orang yang membangun gedung-gedung di atas jembatan.